Bianchi meninggal dunia setelah berjuang selama sembilan bulan melawan cedera otak yang ia dapatkan karena mengalami kecelakaan di GP Suzuka, Jepang, pada Oktober 2014.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, mantan presiden Ferrari, Luca di Montezemolo, sempat mengungkapkan bahwa Bianchi akan menjadi pengganti Kimi Raikkonen setelah musim 2015 berakhir. Kontrak pebalap Finlandia berusia 35 tahun itu memang akan habis selepas musim ini berakhir.
"Terima kasih Jules, engkau selalu akan berada di hati kami," kata Vettel seusai balapan. "Cepat atau lambat, ia akan menjadi bagian dari tim ini."
Vettel mendapatkan podium keduanya musim ini setelah duo Mercedes menjalani balapan yang buruk. Lewis Hamilton memulai balapan dengan terlempar ke luar lintasan, sementara Nico Rosberg yang sempat membayangi Vettel mengalami benturan dengan Daniel Ricciardo di putaran ke-64.
Bukan hanya Vettel, pebalap muda asal tim Red Bull Racing Renault, Daniil Kvyat, juga mempersembahkan podium pertamanya di musim ini untuk Bianchi.
"Ini menjadi tahun yang sangat sukar...saya kira sebagai tim kami layak naik ke podium. Namun podium ini untuk Jules Binchi dan keluarganya -- kami kehilangan seorang laki-laki dan pebalap yang hebat."
Kvyat dan Ricciardo yang finis di tempat kedua dan ketiga memastikan Red Bull mendapatkan podium pertamanya pada musim balapan yang didominasi oleh Hamilton dan Rosberg tersebut.
Red Bull, tim yang melahirkan juara dunia empat kali Vettel, telah mengalami kekeringan kemenangan dalam dua musim ke belakang. Dalam beberapa bulan ke belakang, Red Bull pun sempat mengancam akan menarik diri dari Formula 1 jika otoritas balapan tidak mengubah peraturan untuk membuat balapan lebih imbang. (vws)