Lawan ManCity, Tiket Termahal dalam Sejarah Vietnam

Martinus Adinata, CNN Indonesia | Senin, 27/07/2015 18:45 WIB
Lawan ManCity, Tiket Termahal dalam Sejarah Vietnam Tiket termurah untuk menyaksikan Manchester City melawan Vietnam adalah Rp1 juta. (Reuters / Jason O'Brien)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi klub Liga Primer Inggris, Manchester City, pertandingan melawan Vietnam hanyalah usaha klub menjangkau suporter di kawasan Asia dan bagian dari pertandingan pramusim.

Tapi bagi masyarakat Vietnam, pertandingan melawan ManCity di Stadion My Dinh, Hanoi, Senin (27/7) malam, tidak akan mereka lupakan. Pasalnya, pertandingan melawan ManCity akan menjadi laga termahal sepanjang sejarah sepak bola Vietnam.

Tiket pertandingan yang diselenggarakan Asosiasi Sepak Bola Vietnam (VFF) dan Bank Saigon-Hanoi itu paling murah dijual 50 poundsterling (setara Rp1 juta), jumlah yang memicu kontroversi di Vietnam.


"Harga itu terlalu mahal bagi mayoritas suporter Vietnam," ujar Tat Dat, salah satu vlogger Vietnam, seperti dilansir Independent.

"Jika seorang pekerja biasa ingin membeli dua tiket pertandingan, dia akan menghabiskan gajinya selama sebulan."

Mahalnya harga tiket membuat antusiasme suporter untuk menghadiri pertandingan persahabatan itu menurun. Bahkan untuk menutupi potensi kerugian, pihak penyelenggara terpaksa menjual tiket setengah harga.

Namun, hal itu masih belum menjamin Stadion My Dinh akan terisi penuh saat pertandingan berlangsung.

Pro-kontra

Pertandingan melawan ManCity menimbulkan polemik. Di satu sisi ada yang menganggapnya sebagai hiburan semata, sedangkan di sisi lain menganggap pertandingan itu akan memiliki dampak positif bagi sepak bola Vietnam.

"Jelas VFF ingin menampilkan citra yang bagus, tapi pertandingan itu tak akan membantu pemain Vietnam mendapatkan pengalaman atau kepercayaan diri," ujar Hoang Nhat, seorang jurnalis media lokal, VietnamPlus.

"Pertandingan ini hanyalah kesempatan bagi suporter Vietnam untuk melihat aksi pemain-pemain kelas dunia."

Pernyataan Hoang Nhat berkaca pada pertandingan persahabatan antara Vietnam dengan klub Inggris lainnya, Arsenal, yang berakhir dengan skor 7-1 untuk kemenangan klub asal London Utara tersebut.

Namun bagi Dylan Kerr, mantan pemain Reading yang musim lalu melatih klub Vietnam, Hai Phong, pertandingan melawan ManCity akan menjadi 'mimpi yang menjadi kenyataan' bagi para pemain Vietnam.

"Pertandingan ini merupakan mimpi bagi para pemain Vietnam," ujar Kerr. "Banyak keberuntungan yang terjadi di dunia sepak bola."

"Mereka seharusnya berpikir, bagaimana jika ia bermain bagus dan ManCity menyukainya? Ini merupakan sebuah kesempatan besar untuk mendapatkan kontrak (dari ManCity)." (har)