"Ada dua orang pejabat TNI dalam Komisi Disiplin," kata Cheppy yang masih enggan mengungkapkan nama kedua orang tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim Transisi sebelumnya mengambil keputusan untuk mengundur jadwal turnamen Piala Kemerdekaan ke 15 Agustus mendatang.
Keputusan itu diambil setelah belum semua klub calon peserta mendapat rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) untuk mengikuti turnamen.
"Kami sudah siap, tidak ada masalah. Hanya saja kemarin kami harus mengundur karena kami tidak mungkin menjalankan sesuatu di luar komitmen," ucap Cheppy.
"Kami juga sedang dalam diskusi dengan pihak sponsorship. Nama operator sudah kami berikan ke BOPI. Kami belum bisa beritahu, tapi nanti segera kami kasih umumkan." sambungnya.
Dengan mengundur jadwal turnamen, otomatis jadwal verifikasi klub peserta pun ikut terundur. Hingga kini baru ada 14 klub yang dipastikan tampil di ajang Piala Kemerdekaan.
"Toleransi. Kami lihat klub ini baik, hanya butuh waktu. Kami sudah menyiapkan cadangannya jika masih tak sampai 24 klub, sudah dari jauh-jauh hari kami beritahukan juga untuk mempersiapkan verifikasinya," ucap Cheppy. (har)