Selain itu, perairan tersebut terkontaminasi dengan kotoran manusia yang berisiko mengancam kesehatan.
"Ini adalah kualitas air terburuk yang pernah kami lihat dalam karier kami," kata Ivan Bulaja, pelatih tim Austria, yang telah mengadakan pelatihan selama beberapa bulan di Teluk Guanabara, Rio de Jainero, seperti dikutip dari ABC News (30/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya para pelayar di Teluk Guanabara mengutarakan kekhawatiran mereka atas jumlah sampah dan polusi di perairan tersebut.
Sementara itu, seperti dikutip Reuters, pemerintah Brasil menyatakan tak akan mampu membersihkan teluk secara maksimal. Setidaknya hanya mengurangi limbah dan polusi hingga 80 persen.
"Kami memiliki masalah yang telah dibicarakan lagi hari ini, membersihkan di sana harus dilakukan dua kali lipat. Itu telah dilakukan sekarang dan lainnya akan diaplikasikan sebelum dan setelah Olimpiade untuk memastikan keamanan dan kesehatan para atlet," ujar Bach usai pertemuan dewan eksekutif IOC di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (29/7).
Bach tak mau menutup mata bahwa IOC melihat kemajuan yang dilakoni Brasil mempersiapkan arena untuk Olimpiade. Namun, kata Bach, waktu terus berjalan dan pembenahan serta pembangunan fasilitas harus terus dipacu.
Bukan hanya itu, Bach juga menekankan agar fasilitas pendukung Olimpiade seperti kampung atlet, fasilitas olahraga dan latihan, serta sistem transportasi pun dibenahi dan selesai setidaknya tepat pada waktunya. (kid/kid)