Namun, gol Tevez itu tak dapat menghindarkan klub masa mudanya itu dari kekalahan kandang 3-4 dalam lanjutan liga Argentina. Boca unggul lebih dulu lewat Jonathan Calleri.
Namun, unggul cepat itu tak membuat pemain Boca bermain lebih tenang. Kiper Boca, Agustin Orion dikartu merah wasit pada menit ke-27 setelah menjatuhkan penyerang Union, Lucas Gamba di kotak terlarang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tevez kemudian membuka peluang bagi Boca untuk kembali unggul setelah menyamakan kedudukan saat babak kedua baru berjalan satu menit. Sayangnya, saling balas gol memang terjadi kemudian. Tetapi, saat peluit akhir berbunyi tim tamu lah yang unggul dengan skor 4-3.
Kekalahan itu sendiri diakui Tevez menyakiti hatinya. Apalagi itu gol pertama pria 31 tahun itu setelah kembali lagi ke klub pertamanya membangun karier sepak bola pada awal dekade 2000an itu.
"Pasti ada sebuah alasan atas hasil seperti itu. Boca tidak bermain bagus," kata Tevez.
Kekalahan itu membuat Boca turun tahta dari peringkat pertama sementara Liga Argentina. Pesaingnya, San Lorenzo naik ke atas setelah mengalahkan Gimnasia 1-0 akhir pekan lalu. Walau begitu, kedua tim itu memiliki poin yang sama yakni 40 dari 19 pertandingan.
Sementara itu River Plate yang akan bertanding dalam final Piala Libertadores pada Rabu (5/8) nanti berada di peringkat ketiga dengan poin 37. (kid/kid)