Pada Senin (3/8), Wickham baru saja menyelesaikan kepindahannya ke Crystal Palace dengan harga transfer £7 juta. Sebelumnya, Wickham sempat bermain di Sunderland sejak 2011. Selama empat tahun, ia diturunkan 91 kali dan mencetak 15 gol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wickham kemudian tercatat sebagai pemain paling muda dalam sejarah Ipswich Town ketika menjalani debut dalam usia 16 tahun dan 11 hari. Ia juga merebut hati pendukung Ipswich ketika menyarangkan dua gol di Piala Liga dan satu gol di Divisi Satu.
Dua tahun kemudian, Wickham dilirik oleh Tottenham Hotspur dan Liverpool namun sang pemain memilih Sunderland sebagai batu pijakan selanjutnya.
Namun Wickham kesulitan untuk beradaptasi bersama The Black Cats. Dalam dua tahun pertamanya di Sunderland, Wickham hanya mencetak satu gol dan kemudian dipinjamkan ke Sheffield Wednesday.
Bersama Wednesday, Wickham sekilas menunjukkan kepintaran yang membuatnya dijuluki status wonderkid -- mencetak 8 gol dari 11 penampilan, sehingga Sunderland menariknya dari masa peminjaman. Wickham kemudian membantu Sunderland menghindari jurang degradasi meski ia beberapa kali mengalami kesulitan karena posisinya sebagai ujung tombak direbut Jermaine Defoe.
Wickham berharap kepindahannya ke Palace bisa memberikannya kesempatan kedua dalam dunia sepak bola.
"Saya membutuhkan awalan yang baru. Saya menjalani empat tahun di utara dengan pengalaman yang tidak konsisten," kata Wickham seperti dikutip dari BBC Sport. "Sekarang saya telah kembali ke rumah dan saya bisa lebih sering melihat keluarga saya lagi."
Wickham menjadi pemain keempat yang direkrut Palace, termasuk di antaranya Alex McCarthy, Yohan Cabaye, dan juga Patrick Bamford.
(vws)