Sebelumnya, sejak pagi, Jakmania melakukan demonstrasi di depan kantor Kemenpora, Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demo damai tersebut dimulai dari Hall Basket Senayan sejak pukul 9 pagi.
Sebelumnya, dalam audiensi antara perwakilan Persija dengan Kemenpora, Lariko mengatakan JakMania tidak akan pulang sebelum Menpora Imam Nahrawi cabut sanksi tersebut. Ia pun menginginkan Kemenpora membuktikan transparansi keuangan PSSI yang disebut-sebut menjadi sebab pembekuan itu.
"Saya bukan orang PSSI, saya di luar PSSI. Saya yang demo Nurdin Halid sampai turun (dari posisi Ketum PSSI), saya pelakunya. Buktikan kalau PSSI tidak transparansi, Kemenpora juga mau tidak transparansi?" ujar Larico.
"Sama-sama benahi, (yang) sengsara rakyat. Tim Transisi banyak orang santri, berpikirlah dan kerahkan segala sesuatunya kepada ahlinya atau tunggu kehancuran," kata Larico.
Larico menilai bahwa mengurus sepak bola bukan merupakan bidang Kemenpora.
"Kemenpora hanya mengindahkan fasilitas, mengembangi, mengayomi, bukan menghentikan. Tolong dengarkan, ajak kita bicara." tukas Larico,"Jangan dengarkan satu pihak, salah kaprah. Saya minta sekali lagi, cabut pembekuan hari ini juga."
Sementara itu Sekretaris Kemenpora Alfitra Salamm yang menerima kelompok pendemo itu menjawab singkat, "Saya yakin Pak Menpora pun mendengar, dan nanti akan saya sampaikan." (kid/kid)