"Tidak ada unggulan dan underdog dalam turnamen seperti ini. Sikap seperti itulah yang selalu kami tanamkan tiap menghadapi lawan."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Greys, dirinya dan Nitya akan segera mengalihkan fokus pada persiapan menghadapi ganda Malaysia tersebut namun tidak akan berpikir terlalu jauh tentang peluang setelahnya.
Untuk bisa mencapai babak perempat final, Greysia/Nitya sendiri mendapatkan perlawanan yang sengit dari Matsuo/Naito dan butuh waktu lebih dari satu jam sebelum akhirnya menang.
"Pada awal game pertama kami langsung berhasil menemukan ritme permainan sehingga kami sukses menang."
"Masuk game kedua, ritme kami pada awalnya baik namun tiba-tiba goyah. Hal itu kemudian mampu dimanfaatkan mereka untuk bangkit dan memaksakan terjadinya rubber game," ucap Nitya bercerita.
Pada game penentuan, Greysia/Nitya tak sedikit pun mengulangi kesalahan yang mereka lakukan di game kedua. Greysia/Nitya sejak awal terus menyerang dan selalu memimpin perolehan angka hingga memastikan raihan tiket babak delapan besar di tangan mereka.
"Di game penentuan, kami terus berusaha untuk lebih dulu mengawali serangan terhadap mereka," ujar Nitya membuka kunci kemenangan mereka di game penentuan.
(ptr)