"Ini silaturahmi saja dengan Jakmania," ujar Imam seusai pertemuan. "Saya mendengarkan aspirasi Jakmania agar bagaimana sepak bola kita tidak mati."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal senada dilontarkan ketua Jakmania, Richard Achmad, yang mengatakan tujuan pertemuan Jakmania dengan Menpora hari ini sebagai bagian dari silaturahmi dan jalan bagi Jakmania menyampaikan aspirasi.
Imam juga menyampaikan pendapatnya mengenai potensi ekonomi kreatif yang dapat ditimbulkan jika kompetisi kembali berjalan.
"Komunitas suporter itu akan mendorong ekonomi kreatif," ujar Imam melanjutkan. "Tapi kan itu semua terhenti karena kompetisi kita terhenti."
"Maka kami bilang agar suporter jangan patah arang, sehingga nantinya (suporter) tak hanya bergembira di tribun, tapi juga bisa mendorong industri sepak bola yang kondusif."
Pertemuan mendadak antara Menpora dan Jakmania ini semula dijadwalkan dilakukan di rumah dinas Menpora. Namun karena kesibukan Menpora, pertemuan dilangsungkan di Kemenpora.
Sebelumnya, pada Selasa (11/8) siang, Jakmania sempat melakukan demonstrasi di depan kantor Kemenpora. Dalam audiensi yang kala itu dihadiri Sekretaris Kemenpora Alfitra Salamm, mantan ketua umum Jakmania, Muhammad Larico Ronggamane, menuntut Menpora segera mencabut SK pembekuan terhadap PSSi agar roda kompetisi sepak bola kembali bergulir. (vws)