Pada Maret lalu, mereka dinyatakan bangkrut dan kemudian mencari calon pemilik baru. Memiliki utang yang telah mencapai £143 juta dan klub dibanderol dengan harga £14 juta, mereka kesulitan mencari seorang investor dan kemudian terperosok ke liga amatir Serie-D.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mempertahankan eksistensi mereka di dunia sepak bola, pada Kamis (13/8), klub menyatakan akan menjual tujuh piala yaitu tiga Piala Italia (1992, 1999, dan 2002), Piala Winners (1993), Piala Super Eropa (1994), Piala UEFA (1995, 1999) dan Piala Super Italia (1999).
Klub tidak menyertakan harga bagi barang-barang tersebut karena klub tidak pernah membelinya, namun sebagian besar didapatkan sebagai hadiah.
Meski demikian, setiap pihak yang akan jadi pemenang lelang piala harus mendapatkan dispensasi dari UEFA untuk memiliki piala replika. Aturan UEFA menyatakan: "Replika piala yang dihadiahkan kepada pemenang kompetisi [baik saat ini dan masa lalu] harus tetap berada dalam kendali klub bersangkutan dan tidak boleh meninggalkan negara asal klub tanpa persetujuan tertulis UEFA." (vws)