Di sini kehebohan mulai terjadi. Layar yang seharusnya menampilkan tayangan ulang laju bola mendadak gelap. Kemudian hanya ada pernyataan bahwa challenge yang diminta Saina gagal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penonton di Istora pun terus berteriak-teriak hingga pertandingan berakhir dan bahkan mereka menyerukan kekecewaan mereka terhadap wasit. Seusai pertandingan, Saina pun tidak menyadari apa yang sebenarnya terjadi pada insiden tersebut.
Sama halnya dengan Saina, baik Linda ataupun dua pelatih, Bambang Supriyanto dan Edwin Iriawan tak benar-benar paham dengan insiden terkait skor 14-14 tersebut. "Saya tidak memperhatikan posisi angka saat itu, begitupun dengan asisten saya," ujar Edwin.
"Karena penonton memberitahu soal skor, saya pun bertanya pada kameramen di sebelah dan ternyata ia juga tidak tahu," tutur Bambang.
Namun pada akhirnya kejelasan didapat Bambang dari pantauan Kasubid Pelatnas Ricky Soebagdja. "Ricky mengatakan bahwa skor tersebut (keputusan wasit) adalah benar. Jadi memang tidak ada masalah pada kejadian itu."
Linda sendiri tidak terlihat protes pada kejadian tersebut dan terus fokus pada permainan selanjutnya. "Saya tak sadar apa yang diteriakkan penonton. Saat itu saya memang hanya fokus pada kelanjutan permainan," ucap Linda. (ptr/vri)