Bahkan pebulutangkis legendaris China, Lin Dan, tidak pernah sukses meraih kemenangan di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap tunggal putra China selalu mengalami kesulitan bila bermain di sini. Karena itulah kemenangan ini bukan hanya untuk saya pribadi melainkan juga untuk tim China secara keseluruhan."
"Posisi saya terbilang tetaplah sulit. Di atas saya masih ada Lee Chong Wei dan Lin Dan, sementara di bawah saya masih ada pemain-pemain berbakat seperti Kento Momota, Viktor Axelsen dan lainnya," ucap Chen Long.
Dalam duel final tersebut, Chen Long terlihat begitu nyaman menjalani pertandingan. Pebulutangkis putra nomor satu dunia itu sama sekali tidak menunjukkan tekanan berlebihan terkait statusnya sebagai juara bertahan.
"Setiap menghadapi Chong Wei, saya selalu menekankan status saya sebagai penantang karena saya lebih muda darinya," ungkap Chen Long.
Setelah melalui pekan yang melelahkan, Chen Long berharap bisa mendapatkan waktu istirahat yang cukup sebelum kembali menjalani pertandingan.
"Saya hanya ingin istirahat. Entah itu dua hari, tiga hari, ataupun empat hari. Yang pasti saya ingin terlebih dulu istirahat saat ini sebelum kembali berlatih mempersiapkan diri menghadapi turnamen selanjutnya," kata Chen Long. (ptr/har)