Menurut Rexy, dengan kondisi Greysia/Nitya saat ini, mereka harus lebih banyak ditempa latihan dengan bertanding melawan laki-laki. Rexy mengaku, setelah semifinal, ia bicara dengan sang anak yang berkata bahwa Zhao Yunlei bisa lebih tangguh karena terbiasa menerima smash dari laki-laki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rexy bahkan mulai memikirkan kemungkinan untuk menurunkan Greysia dan Nitya di nomor ganda campuran untuk memperkokoh pola pertahanan mereka.
Terkait kekalahan dari Zhao Yunlei/Tian Qing, Rexy menilai ganda asal China tersebut sukses merusak ritme Greysia/Nitya. "Mereka tahu defense Greysia/Nitya bagus dan solid karena itu mereka tidak langsung menurunkan bola dengan satu pukulan saja melainkan dengan memainkan tempo," ujar Rexy.
Momentum Linda
Selain Greysia/Nitya, Rexy juga memuji keberhasilan Linda. Atlet berusia 25 tahun itu berhasil meraih medali perunggu di ajang Kejuaraan Dunia 2015 ini.
Menurut Rexy, dirinya berharap torehan medali perunggu yang disabet Linda bukan hanya kejutan sesaat saja. Indonesia dipastikan menanti kejutan lainnya dari wanita kelahiran 18 Januari tersebut.
"Keberhasilan Linda di Kejuaraan Dunia kali ini harus bisa jadi momentum baginya untuk tampil bagus di ajang-ajang berikutnya yang ia ikuti." (ptr/vri)