"Itu sangat mengganggu," ujar Blatter terkait dengan komentar Chung, seperti dikutip dari The Guardian. "Dia tampaknya lupa juga menjadi mantan Wakil Presiden FIFA dan juga anggota komite darurat FIFA selama 17 tahun, dari 1994 hingga 2011."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Organisasi itu mulai menjadi korup dan pemimpinnya merasa dia tak tersingkirkan," ujar Chung. "Mereka di FIFA hanya sibuk menyembunyikan kasus itu."
Menurut Chung, meski Platini merupakan mantan pesepakbola yang hebat. Namun, ia menambahkan, pria asal Perancis itu tak mengerti tingkat keseriusan krisis korupsi dalam tubuh FIFA.
Pemilihan umum presiden baru FIFA sendiri akan dilangsungkan di Zurich, 26 Februari tahun depan. Pemilihan ini dilakukan setelah Blatter mengundurkan diri empat hari setelah terpilih ulang pada 29 Mei lalu, akibat terkuaknya skandal korupsi yang berujung pada penangkapan sejumlah petinggi FIFA oleh otoritas Swiss. (vri/vri)