"MotoGP sangat menarik untuk disaksikan, karena Anda akan menyaksikan betapa sulitnya para pebalap mengendalikan motor mereka. Di F1, sayangnya, kejadian justru terbalik," ujar Lauda kepada El Mundo Deportivo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dominasi satu tim membuat F1 dianggap membosankan dalam beberapa musim terakhir. Setelah era Sebastian Vettel bersama Red Bull Racing, kali ini giliran Mercedes yang mendominasi F1.
"Saya tidak memimpin masalah politik di F1. Jika ada satu tim yang mampu memecah dominasi, maka akan mudah bagi tim lainnya untuk mengejar," ucap Lauda.
"Kami tidak bisa santai dan mengatakan F1 sudah bagus. Anda harus terus melangkah. Saya bisa katakan, setelah jeda paruh musim, Ferrari akan kembali bangkit dan bersaing dengan Mercedes," sambungnya.
Paruh kedua musim F1 2015 akan dimulai di Sirkuit Spa, Belgia, 23 Agustus mendatang. (har/har)