Jumlah bonus untuk Ahsan diyakini tidak akan berhenti di nominal Rp500 juta. Bersama pasangannya, Hendra, atlet kelahiran Palembang itu diyakini masih akan menerima bonus-bonus lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahsan mengaku sudah memiliki rencana setelah memutuskan untuk menggantung raket. Bukan menjadi pelatih bulutangkis, atlet kelahiran 7 September 1987 itu berencana memasuki dunia bisnis.
"Pastinya saya sudah memiliki rencana untuk melakukan bisnis, tapi masih belum tahu apa. Saat ini saya masih ingin fokus bermain. Tapi, rencana masuk ke dunia bisnis sudah ada."
Banyak mantan atlet bulutangkis Indonesia menggeluti dunia bisnis usai gantung raket. Salah satunya adalah pasangan Alan Budikusuma dan Susi Susanti yang mendirikan perusahaan apparel bulutangkis Astec.
Legenda bulutangkis tunggal putra Indonesia, Hariyanto Arbi, juga memiliki perusahaan apparel bulutangkis dengan merek dagang Flypower.
Dorong Orang Tua
Meski olahraga Indonesia belum menjadi industri yang menjanjikan, Ahsan mengklaim berkarier di dunia bulutangkis bisa menjadi pilihan hidup yang masuk akal.
Ahsan mendorong para orang tua di Indonesia untuk memasukkan anak mereka berkarier di dunia bulutangkis. Mantan pasangan Bona Septano itu yakin bulutangkis bisa memberikan masa depan yang layak.
"Yang pasti dunia bulutangkis kita saat ini sudah maju. Sudah ada banyak sponsor yang masuk. Selain bisa mengharumkan nama bangsa, atlet bulutangkis juga mendapatkan penghasilan yang layak," tegas Ahsan. (har)