Munir El Haddadi dan Rafinha, dua winger yang masih berada di skuat Barca mengatakan mereka sedih ketika Pedro memutuskan pergi dari tim tersebut.
Di balik kesedihan itu, keduanya memiliki harapan dilirik Pelatih Barcelona Luis Enrique untuk dipercaya sebagai pengganti Pedro.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Winger berusia 19 tahun itu pun berhasrat akan diturunkan Enrique guna menemani Lionel Messi dan Luis Suarez di lini depan saat menghadapi Athletic Bilbao dalam pertandingan pekan pertama Liga Spanyol (La Liga) akhir pekan ini.
"Sepertinya memalukan ketika dia pergi. Namun, saya akan melanjutkan kerja seperti yang telah saya lakukan untuk mencari tempat di dalam tim," ujar pria asal Brasil tersebut.
Musim lalu Munir mendapatkan kesempatan bermain di tim utama Barcelona sebanyak 10 kali di liga. Di antara 10 pertandingan tersebut--walaupun mayoritas masuk dari bangku cadangan--Munir menyumbang satu gol dan satu assist.
Sementara itu Rafinha, dimainkan Enrirue sebanyak 14 kali di liga pada musim lalu. Rafinha lebih beruntung dibandingkan Munir. Pria berusia 22 tahun itu dimainkan 24 kali--sebanyak 11 di antaranya bermain sebagai tim inti.
Dari 24 pertandingan itu, Rafinha juga mencetak satu gol dan satu assist.
Di sisi lain, skuat Barcelona saat ini sedang menjalani sanksi FIFA selama empat bulan depan. Ia tak akan bisa memainkan dua pemain barunya Aleix Vidal dan Arda Turan akibat sebelum Januari tahun depan.
Rafinha dan Munir akan menjadi andalan ketika skuat utama yang stoknya tipis tak bisa main. Selain itu pun masih ada Sergi Roberto dan Sandro. Atas dasar itulah, seperti dilansir Marca, Barcelona diragukan untuk bisa tampil lebih kompetitif--terutama di Eropa--pada musim ini.
Salah satunya ketika Barcelona kewalahan sehingga kalah dari Athletic Bilbao pada perburuan trofi Super Spanyol. Kalah 0-4 pada leg pertama, dan bermain imbang 1-1 pada leg kedua. (kid/kid)