Memasuki musim 2015/2016, Rodgers tak mau membuat kesalahan yang sama. Sejumlah pemain sudah direkrut dan Firmino adalah salah satu pemain yang diproyeksikan bisa mengangkat level permainan Liverpool.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedua pemain ini sama-sama agresif, sama-sama memiliki hasrat tinggi untuk mencetak gol, dan keduanya juga merupakan tipe pemain yang lebih mengutamakan tim," ujar Rodgers seperti dikutip dari ESPN.
Meski hanya menang 1-0 di tiap laga, hal terpenting adalah Liverpool selalu mampu pulang dengan poin penuh. Tren seperti inilah yang pastinya ingin kembali dilanjutkan oleh Rodgers di laga lawan Arsenal.
Namun dalam dua kemenangan tersebut, Firmino selalu masuk lapangan setelah menit ke-70. Karena itulah menarik dinanti bagaimana keputusan Rodgers terhadap Firmino di laga lawan Arsenal nanti.
Kagumi Ronaldo dan Ronaldinho
Firmino sendiri saat ini memang tengah menghadapi batu loncatan besar dalam kariernya. Bila ia sukses menjadi tokoh sentral dan membawa Liverpool berjaya, maka namanya bakal bisa bersaing dengan pemain-pemain hebat asal Brasil sebelumnya.
"Saya mengagumi Ronaldo dan Ronaldinho namun sulit untuk bisa berada di posisi seperti mereka. Meski demikian saya dan Philippe Coutinho akan berusaha sebaik mungkin untuk mendekati mereka," ujar Firmino.
Lebih lanjut, Firminho mengakui bahwa dirinya tak lagi sepenuhnya memiliki karakteristik sebagai seorang pemain Brasil yang dikenal memiliki kemampuan olah bola fantastis dan lihai dalam bergerak di lapangan.
"Saya senang menjadi orang Brasil namun gaya bermain saya sudah sepenuhnya berubah karena di Jerman segalanya lebih sulit. Saya menghadapi permainan yang lebih cepat, penuh taktik, dan penjagaan yang ketat," ucap Firmino. (ptr/ptr)