Ada pemain pinjaman yang berhasil bersinar di Milan, tetapi ada pula yang gagal bersinar. Satu hal yang pasti, Milan selalu sukses melihat celah untuk melakukan peminjaman pemain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu jurus peminjaman Milan yang sukses adalah saat mereka meminjam Ibrahimovic selama setahun pada 2010. Proses peminjaman ini ibarat 'test drive' sebelum akhirnya mereka membeli Ibrahimovic di musim berikutnya.
Milan lagi-lagi mempraktekkan jurus meminjamnya pada tahun 2012 untuk Bojan Krkic. Sayangnya, Bojan yang dipinjam dari AS Roma gagal bersinar dan hanya mencetak tiga gol selama berkostum Milan.
Di musim lalu, Milan juga sempat mempraktekkan jurus pinjam pemain saat mereka menyediakan tempat dan ruang bagi Fernando Torres yang tersisih di Chelsea.
Meskipun kedatangan Torres sempat disambut meriah, namun ternyata Torres hanya sanggup bertahan hingga setengah musim sebelum akhirnya terbang ke Atletico Madrid.
Pada musim ini, Milan selangkah lagi resmi mendapatkan Mario Balotelli dengan jurus pinjam dari Liverpool. Milan memanfaatkan peluang sulitnya Balotelli menembus tim inti di Liverpool dan catatan buruknya musim lalu.
Bila Milan benar-benar bisa membawa Balotelli dengan status pemain pinjaman, maka Milan akan untung besar. Pasalnya musim lalu, Milan sudah mendapatkan dana sebesar 16 juta poundsterling setelah melego Balotelli ke Liverpool.
Kini, dalam kurun waktu setahun, mereka sudah bisa menggunakan jasa Balotelli. Bahkan kabarnya untuk gaji si pemain, Liverpool masih bersedia menanggung 50 persen dari besar gajinya.
Dengan kondisi finansial yang tak sementereng dahulu, opsi meminjam bisa jadi opsi paling aman yang bisa dilakukan oleh Milan saat ini. Bila pemain yang mereka pinjam bermain buruk seperti Bojan atau Torres, maka setidaknya mereka tidak akan terlalu rugi. (ptr/ptr)