Meski berhasil menjadi yang tercepat pada heat ketiga nomor 200 meter, Bolt hanya mampu meraih catatan waktu terbaik 20,28 detik. Peraih enam medali emas Olimpiade itu hanya unggul 0,01 detik atas pelari Kuba, Roberto Skyers.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lelah, lelah, lelah," ujar Bolt usai menyelesaikan heat ketiga seperti dilansir Reuters.
Rival utama Bolt di Kejuaraan Dunia kali ini, Justin Gatlin, juga memastikan lolos ke babak semifinal. Pelari asal Amerika Serikat itu mencatatkan waktu 20,19 detik pada heat keempat.
"Medali ini sangat berarti buat saya. Saya sedikit khawatir dengan stamina saya dan harus bekerja keras di nomor 200 meter. Saya lelah, tapi saya punya teknik yang lebih baik di nomor ini," ucap Bolt.
Gatlin tidak terkalahkan di nomor 200 meter sejak 2013. Sprinter 33 tahun itu juga menjadi yang terbaik di nomor 200 meter sepanjang 2015 dengan catatan waktu terbaik 19,57 detik. Sedangkan rekor nomor 200 meter masih jadi milik Bolt dengan 19,19 detik.
"Kegagalan di nomor 100 meter sangat emosional bagi saya. Sekarang saya mengincar nomor 200 meter," ucap Gatlin.
Pelari tercepat di heat nomor 200 meter adalah Ramil Guliyev. Sprinter asal Turki itu meraih catatan waktu 20,01 detik. (har/har)