Anderson menang atas Murray dengan skor 7-6(5) 6-3 6-7(2) 7-6(0). Usai pertandingan, petenis asal Afrika Selatan itu menyatakannya sebagai kemenangan terbesar sepanjang kariernya.
"Saya tak dapat berkata-kata saat ini," Anderson saat diwawancara ESPN usai pertandingan, "Jelas sekali, datang dan bermain (melawan) Andy itu sungguh luar biasa, dan saya kira saya telah memainkan satu pertandingan terbaik dalam hidup saya."
Andy Murray (kiri) dan Kevin Anderson (kanan) bersalaman usai pertandingan, 7 September 2015.(Reuters/Jerry Lai-USA TODAY Sports) |
Seperti dilansir USA Today, sekitar 79% poin Anderson didapatkannya pada pukulan pertama atau servis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria berusia 29 tahun itu berhasil melakukan 25 aces.
"Dia (Anderson) melakukan pukulan servis dengan sangat baik," ujar Murray usai pertandingan kepada wartawan-wartawan yang menemuinya.
"Saya mungkin bisa saja mampu untuk merebut set kedua, tetapi saya tidak (melakukannya). Saya bertarung keras hingga akhir. Pertandingan ini adalah salah satu yang sangat panjang (waktunya)."
Di sisi lain, bagi Anderson, kemenangan itu membuat dia untuk pertama kali melangkah ke perempat final grand slam.
Selain itu, ini adalah pengalaman pertama Anderson mengalahkan seorang petenis yang berada dalam urutan 10 besar.
Petenis yang kini berusia 29 tahun itu sendiri telah sembilan tahun berkarier sebagai petenis profesional. (kid/vws)
Andy Murray (kiri) dan Kevin Anderson (kanan) bersalaman usai pertandingan, 7 September 2015.(Reuters/Jerry Lai-USA TODAY Sports)