"Saya benar-benar ingin berlari di London," kata Bolt seperti dikutip dari The Times. "Namun saya pikir olahraga ini sudah tidak lagi menyenangkan seperti dulu. Ini sangat melelahkan dan saya tak bisa menikmatinya karena saya harus mengorbankan banyak hal."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua gelar tersebut membuat koleksi medali emas Kejuaraan Dunia milik Bolt menjadi 10 buah. Ia masih berpeluang menambah satu lagi karena akan berlaga di nomor estafet 4x100 meter bersama tim Jamaika.
Tapi raihan tersebut tidak didapat dengan mudah. Bolt yang memiliki scoliosis sejak masih remaja harus menjalani mandi es dan diet ketat untuk bisa bersaing menjadi seorang pelari.
Seiring dengan bertambahnya usia, Bolt enggan menjalani kehidupan seperti itu lagi. Ia lalu menyerahkan keputusan untuk mengikuti Kejuaraan Dunia 2017 kepada pelatihnya, Glen Mills.
"Sponsor saya meminta agar saya berlari satu tahun lagi," kata Bolt. "Tapi pelatih saya berkata, 'Dengar, jika kamu tidak akan serius mengikuti Kejuaraan Dunia di London, maka lebih baik tidak usah saja.'"
Menurut Bolt, keputusan untuk gantung sepatu akan bergantung pada perasaannya seusai menjajal Olimpiade 2016.
"Semua tergantung apakah saya bisa memaksa tubuh saya menjalani latihan satu tahun lagi, dan apakah saya bisa memiliki fokus dan keinginan yang cukup untuk berkompetisi setelah Rio."
(vws)