Kedatangan Yuddy diterima oleh Ketua Umum BOPI Noor Aman dan Sekjen BOPI Heru Nugroho. Yuddy yang didampingi salah satu deputinya, hanya berkunjung selama kurang lebih 15 menit dan setelah itu buru-buru pergi meninggalkan Kemenpora melalui pintu belakang.
Juru Bicara Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto kemudian memberi konfirmasi mengenai kunjungan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kunjungan mendadak itu, Yuddy juga menanyakan asal muasal pemberian gaji BOPI. Gatot mengira, pertanyaan tersebut terkait dengan sedang maraknya rumor mengenai badan-badan pemerintah yang ingin dihilangkan Menpan.
"APBN itu seandainya ada, melewati Deputi IV Kemenpora. Deputi IV memberikan 'gaji' BOPI itu seperti swakelola. Jadi misalnya Pak Nur ada rapat, kemudian dibayar honornya," ujar Gatot, "Jadi tidak ada sistem penggajian jumlah besar yang utuh seperti lazimnya komisioner-komisioner dan badan-badan nasional (lainnya)," ucapanya.
Secara terpisah, Heru juga menyampaikan tidak ada pesan khusus yang diberikan Yuddy kepada BOPI. Selain bertanya, tim staf Kemenpan juga mengumpulkan info dan data-data kegiatan serta dasar-dasar keorganisasian BOPI untuk dibahas di Kemenpan.
"(Kunjungan) itu mendadak banget. Saya denger kabar jam 12, katanya mau dateng jam 1 siang, ternyata baru jam 5 sore sampai BOPI. Semoga saja BOPI bukan termasuk organisasi yang akan dibubarkan Kemenpan, hehehehe," tulis Heru lewat pesan singkat kepada CNN Indonesia. (kid/kid)