Pada laga terakhir sang kapten Steven Gerrard di kandang, Liverpool dibekuk Crystal Palace 1-3. Kemudian di laga pamungkas liga, Liverpool malah dibantai Stoke City dengan skor 1-6.
Akhir pekan ini, Liverpool di bawah tangan Rodgers pun kembali merasakan kekalahan memalukan. Berlaga di hadapan puluhan ribu Kopites--julukan untuk pendukung Liverpool--di Anfield, The Reds malah dipermalukan tim tamu, West Ham United, 0-3.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol pertama berawal dari kesalahan Martin Skrtel yang salah membuang bola. Kemudian gol kedua tercipta setelah Dejan Lovren melakukan kesalahan sehingga bolanya dicuri Manuel Lanzini di daerah pertahanan.
Tentang kekalahan itu Rodgers mengatakan dirinya kecewa.
"Gol yang pertama adalah gol yang mudah dan itu memberi mereka motivasi dan bertarung," ujar Rodgers seperti dikutip ESPN," (Gol) kedua adalah sebuah kesalahan, yang mana bisa terjadi."
Rodgers sendiri mengklaim timnya memulai pertandingan dengan baik hingga Philippe Coutinho diusir wasit pada babak kedua. Padahal, sebelum peluit tanda jeda babak ditiup wasit, The Reds sudah dalam posisi ketinggalan 0-2.
Ia pun mengklaim baik Coutinho maupun kapten West Ham, Mark Noble, tak pantas mendapatkan kartu merah dalam laga tersebut.
"Kami kecewa, tetapi kami akan menjadikan ini sebagai refleksi dan kembali lagi untuk mengincar kemenangan di pertandingan berikutnya (melawan Manchester United pada 12 September 2015)," lanjut Rodgers. (kid/kid)