Dengan torehan empat kemenangan, City kokoh bertengger di posisi puncak klasemen dengan nilai sempurna, 12. Di bawah City, justru bermunculan tim-tim papan tengah macam Crystal Palace, Leicester City, dan Swansea City yang secara beruntun mengisi posisi 2-4.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua anggota The Big Five, Arsenal dan Liverpool ada di peringkat keenam dan ketujuh, sementara juara bertahan Chelsea menjadi anggota The Big Five yang paling terpuruk dan ada di peringkat ke-13.
Sementara Arsenal belum sanggup menapak naik ke papan atas juga karena kalah dari West Ham di pekan pertama. Untuk Chelsea, mereka harus benar-benar berbenah karena sudah menelan dua kekalahan dari empat pekan awal.
Meski sejauh ini Palace, Leicester, dan Swansea mampu merangsek dan merusak komposisi ideal klasemen Liga Inggris, hal itu tidak lantas menjadi jaminan bahwa mereka akan sanggup melakukan hal itu hingga pekan ke-38.
Selisih poin yang tipis dan masih banyaknya pertandingan yang harus mereka jalani jadi ujian yang harus dilalui tim-tim di luar The Big Five yang ingin bisa masuk dalam area papan atas.
"Kami selalu percaya bahwa kami memiliki kemampuan untuk bersaing di liga ini. Kemenangan atas Manchester United berarti besar namun kami harus terus bekerja keras di pertandingan selanjutnya," ucap kapten Swansea Ashley Williams.
"Kami terlihat seperti sebuah tim yang sangat bagus hari ini. Bila kami tetap mampu menjaga kebugaran dan performa seperti ini, maka kami bisa mendapatkan sebuah musim yang bagus," kata pelatih Palace Alan Pardew usai kemenangan atas Chelsea.
(ptr/ptr)