Sebelum kemasukan dua gol, penampilan Romero sendiri terlihat mengkhawatirkan karena caranya menempatkan posisi sebagai penjaga gawang saat menghalau bola kurang meyakinkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keberuntungan pada akhirnya tak selalu berpihak pada Romero. Di babak kedua, ia kebobolan oleh sundulan Andre Ayew dan tembakan Gomis.
Namun untuk gol kedua Gomis, Romero jadi pihak yang bersalah karena tak mampu membaca alur bola dan membuat keputusan tepat, apakah tetap berdiri di gawang atau bergerak cepat keluar untuk mempersempit ruang gerak Gomis.
Posisi Romero yang tanggung menguntungkan Gomis dan tendangan pelan mendatar yang dilepaskan Gomis makin memperlihatkan ketidakcakapan Romero.
Dua mantan pemain nasional Inggris, Gary Neville dan Ian Wright pun menilai Romero gagal membuktikan kualitasnya sebagai kiper pilihan utama United.
"Sebagai kiper United, kamu hanya perlu melakukan 1-2 penyelamatan penting di sebuah pertandingan dan hari ini Romero gagal melakukannya," ucap Neville.
"Saya lebih memilih untuk menempatkan David de Gea sebagai penjaga gawang, tak peduli apa yang sedang ia pikirkan saat ini. Karena pastinya tidak mungkin De Gea akan sengaja membiarkan bola masuk ke gawang bukan?" tutur Wright.
Bukan hanya Neville dan Wright, kritik terhadap penampilan Romero juga datang dari para pendukung United.
Banyak dari mereka yang menyesalkan keputusan Van Gaal untuk terus menyimpan De Gea. Lalu ada pula yang menyebut keputusan United merekrut Romero sebagai sebuah blunder karena sebelumnya Romero pun dibuang oleh tim papan tengah Italia macam Sampdoria.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter] (ptr/ptr)