Dua kali tawaran mereka ajukan yaitu pada musim panas tahun lalu dan bursa transfer musim dingin awal tahun ini. Namun semuanya ditolak Borini dengan alasan striker asal Italia itu hanya ingin bermain di tim yang memiliki kans berlaga di Liga Champions.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Borini memberikan tambahan kekuatan yang besar bagi tim kami. Dia bisa bermain di beberapa tipe posisi penyerang dan jelas hal itu merupakan sebuah keberuntungan yang luar biasa bagi tim ini," kata pelatih Sunderland DIick Advocaat seperti dikutip dari Mirror.
Terkait kepastian kepindahannya ke Sunderland, Borini pun mengaku senang.
"Saya senang bisa kembali ke tim ini. Saya sangat mengenal tim ini karena pernah bermain di sini sebelumnya."
"Tentu sangat emosional bagi saya untuk bisa kembali bermain di Stadium of Lights dan saya tak sabar untuk kembali ke lapangan sebagai pemain Sunderland," ucap Borini.
Borini sendiri pada awalnya sempat disebut-sebut sebagai salah satu striker masa depan Italia dan sudah direkrut Chelsea sejak usia 16 tahun. Namun sayangnya hingga saat usianya menginjak 24 tahun, Borini belum mampu mewujudkan prediksi yang pernah melekat padanya tersebut. (ptr/ptr)