Dan bukannya mengaku bersalah karena gagal merekrut pemain hebat dalam kurun waktu sekitar dua bulan sepanjang musim panas, Wenger justru menunjuk transfer Martial yang dilakukan oleh United sebagai pembenaran atas tindakannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mendengar bahwa Martial mencetak 11 gol di kompetisi yang diikutinya di Prancis musim lalu," ucap Wenger seolah menyindir keputusan United membeli Martial dengan harga mahal.
Karena itulah meskipun Wenger hanya mendapatkan Cech dan tidak menggunakan uang sebesar 200 juta poundsterling yang semestinya tersedia untuknya di musim panas ini, Wenger mengaku tidak kecewa.
"Apakah saya puas dengan investasi yang saya lakukan di musim panas ini? Ya, Saya puas. Setiap saya melakukan pembelanjaan pemain, seperti Alexis Sanchez, Mesut Ozil, dan Cech, semua itu adalah momen ketika saya merasakan saat yang pas untuk membelanjakan uang demi tim," kata Wenger.
Wenger pun ikut mengkritisi kebijakan UEFA yang melakukan pergantian peraturan Financial Fair Play (FFP) pada bursa musim panas kali ini.
"Saya tidak menentang gaya PSG ataupun Manchester City yang gemar membeli pemain, namun seharusnya peraturan tersebut sudah diketahui sebelum bursa transfer dimulai."
"Kesimpulan yang bisa dipetik, bila kamu bertanya pada saya sejauh mana pengaruh Financial Fair Play, maka saya tidak akan mampu menjawabnya karena terlalu rumit bagi tiap orang untuk memahaminya," kata Wenger. (ptr/ptr)