Tekanan udara ban Hamilton berada 0,3 pounds per square inch (PSI) di bawah batas yang ditentukan. Sedangkan ban rekan setim Hamilton, Nico Rosberg, 1,1 PSI di bawah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah mendengar dari tim delegasi teknik, perwakilan Mercedes, dan tim Pirelli, steward memastikan tekanan udara ban sebelum balapan sudah sesuai rekomendasi tim Pirelli," demikian pernyataan resmi FIA seperti dilansir Autosport.
"Untuk itu, steward memutuskan untuk tidak mengambil langkah lebih lanjut," demikian pernyataan resmi FIA.
Direktur Tim Mercedes, Toto Wolff, menyatakan pihaknya sejak awal yakin tidak akan mendapat hukuman. Pasalnya, Mercedes melakukan pengisian tekanan udara ban di hadapan perwakilan Pirelli, selaku penyedia ban F1.
Wolff mengakui timnya melakukan kesalahan dengan melepas selimut ban lebih awal. Namun, hal itu diklaim Wolff sebagai kesalahan yang tidak disengaja.
"Itu bukan kesalahan yang dilakukan tim untuk memberi keuntungan bagi pebalap kami. Kita harus membicarakan prosedur pemeriksaan," tegas Wolff.
FIA sendiri memastikan akan pertemuan untuk membahas jadwal pemeriksaan ban yang paten agar insiden di GP Italia tidak terulang. (har/har)