Del Bosque: Timnas Spanyol Berhenti Bermain
Dika Dania Kardi | CNN Indonesia
Rabu, 09 Sep 2015 11:51 WIB
Skopje, CNN Indonesia -- Timnas Spanyol berhasil meraih kemenangan tipis atas Macedonia dalam lanjutan kualifikasi Grup C Piala Eropa 2016 pada Selasa (8/9) waktu setempat.
Kemenangan tipis tim matador itu terjadi berkat gol tunggal gelandang serang Manchester United Juan Mata pada menit ke delapan.
Namun, kemenangan tersebut tak disambut dengan antusias oleh Pelatih Spanyol Vicente Del Bosque.
Pelatih berusia 64 tahun itu justru mengklaim timnya seolah 'berhenti bermain' setelah gol yang membuat La Furia Roja menang tersebut.
"Kami mengalahkan (Macedonia) hanya karena (ada) kesempatan dan dibangun atas dasar yang salah. Kami tidak bermain dengan baik," kata Del Bosque seperti dikutip Football-Espana.
Gol yang dicetak Mata itu sendiri sebetulnya sebuah umpan silang yang berbelok mengarah ke dalam gawang setelah tersundul sang kiper Macedonia, Tome Pacovski.
Nama Mata tidak tertulis di papan skor, melainkan hasil bunuh diri atas nama Pacovski. Del Bosque sendiri tak habis pikir mengapa Mata dkk bermain seperti tak ada hasrat -- terutama pada babak kedua.
"Kami mencetak gol kami karena beruntung. Sekali kami telah mencetak gol, kami (seperti) berhenti bermain. Kami bermain lebih lambat, tanpa substansi apapun," ujar Del Bosque.
Di mata Del Bosque, malam itu skuat Spanyol tak menerapkan seluruh dari tiga hal dasar dalam sepak bola yaitu bertahan, menciptakan peluang, dan mengakhiri peluang ke dalam gawang lawan. (kid/vws)
Kemenangan tipis tim matador itu terjadi berkat gol tunggal gelandang serang Manchester United Juan Mata pada menit ke delapan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengalahkan (Macedonia) hanya karena (ada) kesempatan dan dibangun atas dasar yang salah. Kami tidak bermain dengan baik," kata Del Bosque seperti dikutip Football-Espana.
Nama Mata tidak tertulis di papan skor, melainkan hasil bunuh diri atas nama Pacovski. Del Bosque sendiri tak habis pikir mengapa Mata dkk bermain seperti tak ada hasrat -- terutama pada babak kedua.
"Kami mencetak gol kami karena beruntung. Sekali kami telah mencetak gol, kami (seperti) berhenti bermain. Kami bermain lebih lambat, tanpa substansi apapun," ujar Del Bosque.
Di mata Del Bosque, malam itu skuat Spanyol tak menerapkan seluruh dari tiga hal dasar dalam sepak bola yaitu bertahan, menciptakan peluang, dan mengakhiri peluang ke dalam gawang lawan. (kid/vws)