Di Maria kesulitan beradaptasi dengan gaya bermain tim van Gaal dan juga memiliki beberapa masalah di luar lapangan -- salah satunya adalah ketika rumahnya disatroni perampok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tak akur dengan pelatih, sehingga saya pikir keputusan untuk bergabung dengan Paris menjadi solusi terbaik," kata Di Maria kepada Le Parisien. "Setelah [perampokan] tersebut, tidak masuk akal untuk tetap tinggal. Keluarga saya tak bahagia. Putri saya menderita. Sehingga sangat penting untuk pindah."
Selain karena alasan-alasan tersebut, Di Maria juga menuturkan bahwa ia dan keluarganya kesulitan untuk beradaptasi di kota Manchester, terutama karena ia berasal dari Amerika Selatan.
"Dari yang kami lihat dalam waktu singkat ini, kehidupan kami di Perancis lebih mencerminkan kehidupan yang kami lalui di Spanyol atau Portugal. Dan pada momen ini kami 100 persen puas." (vws)