Lebih dari itu, Madrid bisa tersenyum karena gol-gol yang tercipta berasal dari organisasi tim yang rapi, termasuk kerja sama antara Bale-Ronaldo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami terus mengasah alur serangan kami selama latihan berlangsung. Pada pertandingan sebenarnya, mereka mendapatkan kebebasan untuk berkreasi di lini depan dan bekerja sama untuk menekan lawan."
Menurut Benitez, bila Ronaldo dan Bale berada di ritme permainan terbaiknya, maka itu adalah momen yang membahayakan untuk tiap lawan Madrid.
"Bale selalu menghadirkan kecepatan dan tekanan kuat, sedangkan tiap Ronaldo menggiring bola, maka ia akan langsung menuju ke pusat pertahanan lawan."
"Kombinasi serangan itu makin terlihat imbang ketika Karim Benzema, Isco, dan Marcelo ikut naik dan membantu serangan di lini depan. Saat itulah, momen berbahaya bagi lawan bakal tercipta," kata Benitez yang pernah jadi juara Liga Champions bersama Liverpool ini.
Madrid berada di grup A bersama Shakhtar, Paris Saint-Germain, dan Malmo. Meski Madrid dan PSG adalah calon kuat untuk lolos dari grup ini, keberadaan Shakhtar sebagai kuda hitam tak boleh diremehkan begitu saja.
"Kami bermain di Santiago Bernabeu dan tugas kami adalah memastikan bahwa kami memulai Liga Champions musim ini dengan baik," tutur Benitez. (ptr/ptr)