Meski demikian, Arsenal seperti tim penggembira karena hanya bertahan hingga babak 16 besar selama lima tahun terakhir. Keberhasilan lolos ke babak final seperti pada musim 2005/2006 belum bisa diulangi hingga kini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Wenger, Arsenal sejatinya tampil bagus musim lalu namun melakukan kesalahan fatal saat menjamu AS Monaco di babak 16 besar.
"Kami sangat paham apa yang sejatinya bisa kami lakukan di pertandingan tersebut. Pertandingan itu jelas jadi penyesalan terbesar musim lalu," ucap pelatih berjuluk 'The Professor' ini.
Arsenal kalah 1-3 di Stadion Emirates. Setelah itu 'The Gunners' berusaha bangkit namun gagal meraih tiket perempat final karena hanya menang 2-0 di kandang Monaco.
"Kami (bermain) sangat tidak sabar di laga lawan Monaco tahun lalu. Musim ini, kami harus menunjukkan bahwa kami sudah banyak belajar dari kesalahan musim lalu," tutur Wenger.
Selain mengaku sudah banyak belajar dari laga tersebut, Wenger juga menegaskan bahwa komposisi tim Arsenal musim ini bisa jadi salah satu alasan untuk menebar keyakinan.
Wenger sama sekali tidak khawatir jadwal padat yang dijalani Arsenal bakal membuat mereka kelelahan dan menuai hasil negatif. Karena itulah, pelatih asal Prancis ini pun tenang-tenang saja saat Arsenal dipastikan tak bakal bisa menurunkan Aaron Ramsey dan Hector Bellerin di laga lawan Dinamo Zagreb.
"Saya tahu bahwa tidak akan mungkin satu tim yang sama terus bermain selama tiga minggu beruntun."
"Saat ini lebih mudah bagi saya melakukan 2-3 pergantian pemain dibandingkan sebelumnya, karena seluruh pemain berada dalam level terbaik mereka," tutur Wenger. (ptr/ptr)