Jarak pandang, katanya, masih cukup untuk pebalap melihat sirkuit. Selain itu, helikopter medis pun tak diperlukan karena rumah sakit memiliki jarak dekat trek balap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika anda mendorong diri hingga maksimal dalam mobil dan anda harus menghirup udara dalam-dalam...Itu adalah sebuah persoalan besar tetapi semoga saja (udara) ini akan bersih karena (asap) dapat menimbulkan persoalan kesehatan," kata Button seperti dilansir Reuters.
Tentang nasibnya bersama McLaren, Button yakin ia akan tetap berada di dalam tim tersebut di musim balap mendatang. Hal itu, kata Button, karena ia telah melakoni perbincangan yang baik dengan bos McLaren, Ron Dennis.
"Semoga saja itu berlanjut," ujar Button seperti dikutip dari Sky Sports. "Jika saya di Formula 1, saya akan bersama McLaren. Saya telah memiliki beberpaa masa yang sulit; jelas sekali di sini dan akhir tahun ini akan sangat sulit, tetapi saya pikir ada banyak waktu untuk tim ini." (kid/kid)