Kehilangan satu pemain membuat Arsenal kesulitan mengimbangi Dinamo Zagreb. Dinamo Zagreb kembali mencetak gol lewat Junior Fernandes di menit ke-58. Theo Walcott sempat memberi harapan lewat golnya di menit ke-79 namun gol penyama kedudukan yang ditunggu Arsenal tak muncul hingga akhir pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kartu kuning pertama yang diterima Giroud adalah murni kesalahan Giroud karena ia melakukan protes. Dia seharusnya tak melakukan itu."
Wenger pun menolak untuk menyalahkan Giroud atas kartu merah yang diterimanya di emnit ke-40 tersebut.
"Saya yakin Giroud tidak melihat lawan yang datang padanya. Insiden itu murni merupakan ketidaksengajaan. Saya merasa momen itu tidak layak diakhiri dengan kartu kuning."
"Kartu kuning harusnya diberikan untuk pelanggaran yang disengaja dan Giroud tak sengaja melakukan itu. Bila insiden itu jadi acuan, maka wasit seharusnya memberikan banyak kartu kuning pada laga ini," ujar Wenger.
Wenger pun mengakui bahwa Arsenal tidak bermain pada level yang ia inginkan di laga ini. Tetapi, pelatih asal Prancis ini terus menyerang kinerja wasit yang menurutnya mengecewakan.
"Kami memiliki banyak peluang di awal pertandingan. Dinamo Zagreb menunjukkan pertahanan yang bagus namun saya merasa mereka terkadang bisa melakukan itu karena mereka diuntungkan oleh keputusan wasit."
"Kami tidak berada dalam performa terbaik hari ini, namun begitu juga dengan wasit," tutur Wenger memberikan sindiran.
Sulitnya bermain dengan 10 orang pemain juga dikeluhkan oleh Walcott. Namun meski demikian Walcott tetap mengaku puas dengan kinerja timnya di lapangan.
"Bermain dengan 10 pemain di lapangan akan selalu menjadi hal yang sulit."
"Namun melihat cara kami main di babak kedua tentunya banyak yang tak akan menyangka bahwa kami bermain dengan 10 orang di lapangan," ucap Walcott seusai pertandingan. (ptr/ptr)