"Soal prediksi juara MotoGP, hati saya menginginkan Lorenzo, namun secara hitung-hitungan dan pemikiran, Rossi yang bakal jadi juara," tutur Biaggi seperti dikutip dari TuttoMotoriweb.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika pebalap lain lebih cepat (Marquez dan Lorenzo), namun ada seorang pebalap yang berada di depan mereka (Rossi), itu berarti pembalap tersebut menggunakan seluruh pengalaman dan skill yang dimiliknya."
Pertunjukan Seru
Terlepas siapa yang bakal jadi juara di akhir musim, Biaggi meyakini bahwa duel yang tersaji di lima seri tersisa MotoGP bakal makin menarik.
"Balapan di San Marino merupakan salah satu perlombaan terbaik bila dilihat dari kacamata saya sebagai penonton."
"Dari balapan tersebut bisa dilihat bagaimana keputusan seorang pebalap di masa krusial memengaruhi jalannya perlombaan," tutur Biaggi.
Meski demikian, Biaggi juga menegaskan bahwa balapan di GP San Marino juga menyisakan kesedihan bagi Lorenzo yang gagal finis karena terjatuh.
"Saya menemaninya sepanjang malam untuk meredakan kekecewaan dan kekesalannya. Itulah gunanya seorang teman," tutur Biaggi. (ptr/ptr)