Dalam kondisi tertinggal inilah, Son Heung-min membuktikan kualitasnya sebagai salah satu calon bintang Spurs.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Empat menit jelang bubaran, Erik Lamela memastikan raihan tiga poin untuk Spurs usai lepas dari jebakan offside dan menaklukkan kiper Qarabag, Ibrahim Sehic dengan mudah.
Namun 22 menit tak cukup bagi Kane untuk mencetak gol di laga ini.
"Kalian bisa melihat bahwa saya sangat puas dengan permainannya hari ini. Adaptasinya dengan Spurs memang sangat bagus sejak awal musim," tutur Pochettino
Son Heung-min dibeli Spurs dari Bayer Leverkusen dengan harga yang cukup mahal, 30 juta euro. Namun bila pemain berusia 23 tahun itu terus mencetak gol demi gol, maka Spurs pastinya tak akan kecewa dengan nominal uang yang mereka keluarkan.
"Saya sudah pernah menjelaskan bahwa Son Heung-min bisa juga bermain sebagai striker murni dan juga bermain di posisi penyerang sayap."
"Dia memang memiliki kualitas untuk bermain di beberapa posisi di lapangan dengan sama baiknya," ujar Pochettino.
Dengan dua gol ke gawang Qarabag, Son Heung-min jelas memberikan godaan yang sangat kuat bagi Pochettino untuk kembali menurunkannya sebagai striker utama saat Spurs berjumpa Crystal Palace pada Minggu (20/9). Terlebih, Kane sejauh ini belum mampu mencetak gol. (ptr/ptr)