Sementara itu di gol kedua Martial mampu memanfaatkan ruang kosong di kotak penalti untuk melakukan tendangan terarah yang gagal diantisipasi kiper asal Belanda tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Martial yang bermain seolah tidak terbebani dengan status sebagai remaja termahal di dunia itu lantas mendapat pujian dari Van Gaal.
Meski demikian, manajer asal Belanda itu juga mengingatkan bahwa Martial tidak akan selamanya tampil bagus. Sebagai pemain muda, Van Gaal yakin ia akan mengalami masa-masa tidak konsisten.
Van Gaal juga mengatakan bahwa bukan hanya gol saja yang membuat Martial terlihat sebagai talenta yang hebat tapi kemampuannya untuk memahami taktik.
"Saya bahagia karena pada tiga laga ia menunjukkan bakat yang sangat hebat dan ia bisa beradaptasi dengan baik ke dalam sistem yang kami mainkan. Hal ini juga penting karena tidak semua pemain bisa beradaptasi pada sistem tersebut."
Ketika ditanyai hal apa yang paling disukai dari sosok Martial, Van Gaal kemudian menjawab: "Tentu saja karena ia mencetak gol. Hal yang paling penting bagi saya adalah ia mencetak gol." (vws)