"Klub Katalonia tidak bisa tampil di La Liga, karena undang-undang tidak mengizinkan mereka. Proses seperti yang terjadi di Katalonia butuh pemikiran yang panjang untuk mengerti apa konsekuensinya," ujar Tebas seperti dilansir Marca.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Tebas yakin Katalonia tidak akan berpisah dari Spanyol. Melalui akun Twitter miliknya, Tebas menyatakan kepergian Barcelona menjadi kehilangan yang besar bagi La Liga.
Katalonia akan mengadakan pemilihan pada 27 September mendatang untuk memilih 11 anggota parlemen. Namun, ada beberapa pihak yang berusaha mengubah pemilihan tersebut menjadi upaya referendum perpisahan dari Spanyol.
Merespons pernyataan pihak LFP dan CSD, presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, menyatakan pihaknya tidak ikut campur dalam urusan politik Katalonia.
"Akan ada pemilihan di Katalonia. Barcelona sudah menunjukkan tidak terlibat dalam pemilihan. Kami selalu berbicara mengenai olahraga, bukan politik. Barcelona netral, kami berada di luar kampanye politik dan itu posisi kami," tegas Bartomeu. (har/har)