Marquez dan rekan setimnya di Honda, Dani Pedrosa, merupakan korban dari turunnya hujan di MotoGP Aragon musim lalu. Keputusan untuk menunda pergantian motor membuat keduanya mengalami kecelakaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah balapan aneh di San Marino, saya tidak sabar tampil di Aragon akhir pekan ini. Aragon adalah trek favorit saya tahun ini dan kami punya hasil yang bagus di sana, meski tahun lalu tidak beruntung karena hujan," ujar Marquez seperti dilansir Crash.net.
Marquez optimistis bisa memangkas jarak dengan Rossi jika balapan di Aragon berlangsung normal tanpa gangguan hujan.
"Kami harus bekerja keras untuk mendapatkan setelan yang bagus di Aragon. Mudah-mudahan akhir pekan ini berlangsung normal dengan cuaca yang bagus, hingga kami bisa bekerja keras sejak Jumat," tegas Marquez.
Sementara itu, Pedrosa yang meraih kemenangan di Aragon pada 2012, berambisi menebus kegagalan di San Marino.
"Tampil di depan pendukung sendiri jelas memberi Anda motivasi lebih, dan kami akan berusaha menunjukkan performa terbaik. Kita tunggu saja bagaimana cuaca di Aragon akhir pekan ini, dan saya berharap bisa bersaing untuk meraih kemenangan," ucap Pedrosa. (har/har)