Usai laga yang dimenangkan Barcelona dengan skor 2-1 tersebut, sang pelatih Luis Enrique menegaskan ketidakhadiran Messi tak akan berdampak besar pada gaya bermain timnya. Ia bahkan menegaskan agar para anggota skuatnya mengembangkan permainan mereka.
"Faktanya cedera Messi tidak berarti kami akan mengubah gaya bermain kami," kata Enrique seperti dilansir Goal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Messi disebut mengalami cedera ligamen lutut kiri. Absen delapan pekan itu membuat Messi diragukan dapat tampil saat laga El Clasico di kandang Real Madrid, Santiago Bernabeu, pada 21 November 2015.
Sementara itu, bek sentral Barcelona, Marc Bartra berpendapat beda dengan Enrique. Secara terpisah bek berusia 24 tahun itu mengatakan, "Dia adalah pemain terbaik kami."
Absen karena cedera adalah hal yang jarang dialami Messi. Walaupun menjadi incaran terjangan tekel keras bek-bek lawan, Messi tercatat memiliki sejarah cedera yang rendah.
Kurun waktu lima musim terakhir, Messi tercatat baru absen karena cedera sebanyak delapan kali (setara 23 pertandingan sejak musim 2010/11). Musim lalu Messi mengalami cedera saat libur musim panas selama 9 hari yakni cedera otot paha.
Sejak musim 2010/11, cedera Messi yang paling keras sebelum ini terjadi pada 10 November 2013. Saat itu Messi cedera hingga 59 hari (absen 11 pertandingan). (kid/kid)