Namun, bukannya memuji kehebatan Newcastle, Mourinho justru menganggap Newcastle sebagai tim labil yang hanya tampil apik saat menghadapi klub besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu adalah mentalitas yang biasanya muncul dari tim yang tak memenangkan apa-apa."
"Kenyataannya mereka berjuang dengan keras. Mereka memberikan segalanya (di atas lapangan)," ujar Mourinho melanjutkan.
"Anda harus berjuang, menendang, melakukan tekel, dan harus terus berlari untuk meraih poin. Mereka benar-benar berjuang untuk mendapatkan itu dan saya rasa mereka pantas menerimanya."
Setelah pernah menang di empat pertandingan terakhir di berbagai ajang, termasuk kekalahan memalukan 0-1 dari Sheffield Wednesday di ajang Piala Liga, Newcastle seakan kembali ke jalur kemenangan saat sempat unggul 2-0 dari Chelsea.
Namun ternyata gol Ayoze Perez (42') dan Giorginio Wijnaldum (60') itu masih tak mampu menghasilkan tiga poin bagi skuat besutan Steve McClaren tersebut, setelah Chelsea berhasil menyamakan kedudukan lewat gol duo Brasil The Blues, Ramires (79') dan Willian (86').
Hasil imbang itu membuat Chelsea masih tertahan di peringkat ke-15 klasemen sementara, sedangkan Newcastle masih belum mampu keluar dari zona degradasi dan bercokol di peringkat ke-19. (ptr/ptr)