Keputusan yang telah diterapkan sejak awal musim itu diambil oleh Gabrielli untuk meningkatkan keamanan publik. Pasalnya, ultras di Italia sendiri memang sering kali terlibat dalam beberapa bentrokan yang sampai mengakibatkan nyawa merenggang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tak ada dari kami yang ingin pergi dari Curva Sud, namun kami akan tetap pergi sampai kami dibebaskan," demikian bunyi pernyataan resmi ultras pada pertengahan September lalu di halaman Facebooknya. "Kami akan tetap pergi sampai kami bisa mendukung klub kami dengan bebas, dan bukan seperti anak anjing yang telah dilatih."
Kini harian Il Tempo mengabarkan bahwa ultras Lazio yang menggunakan tribun Curva Nord Stadion Olimpico dan juga menerima perlakukan sama, akan mengikuti jejak musuh bebuyutannya itu untuk melakukan aksi meninggalkan stadion.
Lazio dan Roma akan berjumpa di Olimpico pada 8 November. La Gazzetta kini melaporkan bahwa ada kemungkinan kedua suporter ini akan mencapai kata sepakat untuk sama-sama meninggalkan tribun.
Sebagaimana dikabarkan ESPN, hingga kini Gabrielli sendiri mengabaikan protes dari ultras Roma dan pihak klub juga tidak menunjukkan niatan untuk memberikan dukungan kepada suporter dan menentang pihak berwenang. (vws)