"Saya punya tantangan lagi untuk memainkan final di GBK (Stadion Utama Gelora Bung Karno). Tapi akan saya abaikan pilihan tersebut jika tak dapat izin dari pihak keamanan. Namun sejauh ini mereka (Kepolisian) memberi izin," kata Hasani usai pengundian semifinal Piala Presiden 2015 di Hotel Atlet Century, Jakarta, Selasa (29/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faktor besarnya pendukung kedua tim jelas menjadi pertimbangan penyelenggara terkait penentuan lokasi gelaran final. Pertimbangan ini penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat laga digelar.
Selain Jakarta, Hasani juga mempertimbangkan lokasi lain yang memungkinkan menjadi tuan rumah laga final. "Pilihan saya berikutnya adalah Bali, karena saya lihat stadionnya bagus," ucap Hasani. (vri/vri)