Gol bunuh diri terbanyak terjadi saat Astana menahan imbang Galatasaray 2-2 di Astana Arena. Total ada tiga gol bunuh pada pertandingan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada menit ke-86, giliran kiper Astana, Nenad Eric, yang menciptakan gol bunuh diri. Kiper asal Serbia itu memblok tendangan keras Sinan Gumus dan berusaha menjauhkan bola dari gawang. Namun, usaha Eric untuk menggapai bola justru mendorong si kulit bundar masuk ke gawang.
Gol bunuh terakhir terjadi saat Shakhtar Donetsk dilumat Paris Saint-Germain 0-3 di Arena Lviv. Kapten Shakhtar, Darijo Srna, mencetak gol bunuh diri pada menit ke-90 saat berusaha merebut bola dari kaki Zlatan Ibrahimovic.
Seperti dikutip dari Infostrada Sports, ini adalah kali pertama dalam sejarah Liga Champions ada lima gol bunuh diri dalam satu hari matchday Liga Champions.
Total ada enam gol bunuh diri yang tercipta pada matchday kedua Liga Champions musim ini. Pada hari pertama, Selasa (29/9), kiper Arsenal David Ospina mencetak gol bunuh diri pada menit ke-40 ketika The Gunners dikalahkan Olympiakos 2-3 di Stadion Emirates. (har/har)