Pada pertarungan tersebut, kedua petinju yang tak lagi muda itu bertarung dengan segala kemampuan mereka. Akhirnya pelatih Frazier, Eddie Futch, melarang petinjunya melanjutkan ronde ke-15.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada 1971, Frazier berhasil menaklukkan Ali di Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat, setelah melewati 15 ronde menegangkan.
Dengan catatan imbang itu, laga pemuncak akhirnya diputuskan terjadi di Araneta Coliseum di Quezon City, Manila, pada awal Oktober 1975. Laga puncak di mana keduanya bertarung hingga nyaris mati untuk kali terakhir.
Kemenangan itu membuat Ali di atas angin. Hal itu pun membuat Frazier memendam emosi hingga akhir hayatnya pada 7 November 2011 silam.
Kedua petinju itu kini memang tak akan pernah bertemu lagi baik di atas maupun di luar ring. Namun, pertarungan di Manila itu akan selalu dikenang dunia sebagai pertarungan yang nyaris berakhir fatal.
Sebuah pertarungan yang nyaris berujung pada kematian di atas ring. (kid/kid)