Perkawanan antar-keduanya dimulai ketika Mihajlovic masih menjadi pelatih Sampdoria dan sedang memburu satu tiket ke Liga Eropa. Dengan hanya delapan pertandingan tersisa, Mihajlovic mulai memperhatikan taktik yang diterapkan Sarri bersama Empoli, klubnya kala itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keandalan Sarri dalam meramu taktik pernah mendorong Mihajlovic untuk melakukan suatu perjalanan sepanjang 215 kilometer dari Genoa ke Empoli. Di kota itu Mihajlovic kemudian menghabiskan waktu dua hari untuk mengamati metode Sarri melatih secara khusus.
Uniknya, di bursa transfer musim panas, Mihajlovic sebenarnya diincar oleh Napoli untuk menjadi pelatih dan Sarri membuat Presiden AC Milan Silvio Berlusconi kesengsem dengan kemampuannya menangani pemain muda.
Keduanya bertukar tempat setelah Milan berubah pikiran dan lebih memilih Mihajlovic untuk menjadi pelatih. Sementara itu, Napoli yang kehilangan Mihajlovic kemudian mengalihkan perhatian mereka pada Sarri.
Kini kedua pelatih pada Minggu (4/10) akan bertemu untuk memperebutkan peringkat klasemen yang lebih baik. Napoli kini duduk di peringkat 10 dengan mendapatkan dua kemenangan, tiga imbang, dan satu kali kekalahan, sementara Milan di peringkat 11 setelah mencatatkan tiga kali menang dan tiga kali kalah.
(vws)