Dalam 50 tahun terakhir, Irlandia Utara belum pernah lolos ke putaran final Piala Eropa. Tapi dengan kemenangan 3-1 atas Yunani di hadapan gemuruh stadion Windsor Park, Kamis (8/10), mereka menghapus rekam jejak buruk tersebut.
Di Stadion Aviva, Dublin, suasana pun tak kalah meriah setelah timnas mereka mampu mendapatkan satu tempat di babak playoff dengan mendapatkan kemenangan 1-0 atas Jerman. Hasil ini mengapungkan harapan bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah, kedua tim nasional yang terpisahkan jarak 500 kilometer tersebut bisa sama-sama lolos ke suatu turnamen besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil luar biasa juga untuk Republik! Malam yang hebat untuk kepulauan Irlandia, utara dan selatan. Semoga kedua tim sama-sama lolos ke Perancis tahun depan," kata McIlroy yang akan mewakili Irlandia di Olimpiade tahun depan.
Sementara itu, Perdana Menteri Republik Irlandia mengatakan bahwa hasil Irlandia Utara sebagai "mencengangkan".
Republik Irlandia sendiri bisa meraih hasil otomatis lolos jika sukses mengalahkan Polandia pada Minggu. Di hari yang sama, para pemain rugbi gabungan Republik Irlandia dan Irlandia Utara akan berhadapan dengan Perancis dalam pertandingan penting di Piala Dunia Rugbi.
Menurut pemimpin partai tertua di Republik Irlandia Sinn Fein, Gerry Adams, jika saja timnas sepak bola kedua negara mengikuti rugbi untuk menggabungkan kekuatan, mereka akan menghasilkan tim yang tak terkalahkan.
"Tim sepak bola kepulauan Irlandia menang malam ini. Selamat untuk kedua tim. Saatnya untuk menyatukan tim. Sang penakluk dunia!" kata Adams melalui akun Twitternya. (vws)