Kosovo Berpesta Albania Lolos ke Piala Eropa

Vetriciawizach, CNN Indonesia | Senin, 12/10/2015 04:53 WIB
Kosovo Berpesta Albania Lolos ke Piala Eropa Penduduk Kosovo ketika menyaksikan laga antara Albania melawan Serbia. (REUTERS/Hazir Reka)
Jakarta, CNN Indonesia -- Albania memastikan diri lolos ke turnamen besar pertama dalam sejarah mereka setelah mendapatkan kemenangan tandang 3-0 atas Armenia. Hasil ini membuat Albania menggeser Denmark di peringkat kedua Grup I kualifikasi Piala Eropa 2016 dan lolos secara otomatis.

Albania menyelesaikan perjalanan mereka di kualfikasi dengan 14 angka hasil dari empat kali menang, dua kali imbang, dan dua kekalahan. Mereka berada di belakang Portugal yang mengoleksi tujuh kemenangan dari delapan pertandingan dan menduduki puncak klasemen.

Sementara itu Denmark yang mengoleksi 12 angka akan menjalani babak playoff untuk menentukan apakah mereka bisa bergabung ke Piala Eropa. Di peringkat empat dan lima terdapat Serbia dan Armenia yang hanya mengoleksi empat dan dua angka.


Bermain di Stadion Vazgen Sargsyan anvan Hanrapetakan Marzadasht di kota Yerevan, Albania unggul lebih dulu ketika pertandingan baru berjalan sembilan menit.

Gol pertama Albania tercipta lewat skema gol bunuh diri Kamo Hovhannisyan. Albania kemudian memperbesar keunggulan lewat pemain belakang Berat Djimsiti dan juga pemain pengganti Armando Sadiku.

Di seluruh wilayah Albania dan Kosovo --negara beretnis Albania tempat beberapa pemain Albania dilahirkan-- kembang api menghiasi langit, bahkan sebelum pertandingan berakhir. Rakyat Albania dan Kosovo juga berlarian ke jalan setelah wasit membunyikan peluit panjang. Mereka berteriak, bernyanyi, dan mengibarkan bendera.

"Hasil kualifikasi ini bersejarah," kata presiden otoritas sepak bola Albania, Armando Duka. "Kami tak pantas kalah di kandang sendiri (melawan Portugal pada September, dan Serbia pada Kamis).

"Kami tidak punya tim para bintang, tapi mereka memiliki hati dan semangat kebersamaan."

Seusai pertandingan, pelatih Albania Gianni de Biasi juga kembali menyoroti kekalahan 0-2 dari Serbia di kandang sendiri pada pekan lalu. Baginya tidak mudah untuk bangkit dari kekalahan atas rival terberatnya tersebut.

"Kami merasakan tekanan, tapi anak-anak bermain dengan sangat baik. Saya harap negara ini berkembang dengan para pemain menjadi idola."

"Hanya sedikit orang yang percaya kami bisa lolos, tapi kami semua bisa melakukannya."

(vws)


ARTIKEL TERKAIT