Meski tertinggal dua angka, namun Kroasia berpeluang lebih besar untuk memenangkan laga terakhir mengingat mereka hanya berjumpa tim juru kunci, Malta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bakal menaruh respek penuh kami kepada Norwegia dengan bermain serius. Pertarungan di Roma nanti pasti akan berlangsung sengit," ucap Antonio Conte seperti dikutip dari situs FIFA.
Menurut Conte, dibandingkan memikirkan peluang kedua tim untuk berebut satu tiket lolos langsung yang tersisa, Conte lebih tertarik untuk melihat kans Italia di Piala Eropa nanti.
"Laga terakhir di babak kualifikasi ini adalah batu pijakan kami lainnya dalam upaya kami menciptakan sebuah 'mesin perang kecil' di Perancis tahun depan," tutur Conte.
Conte menyebut tim nasional Italia saat ini sebagai 'mesin perang kecil' lantaran ia menganggap status Italia bukanlah favorit di turnamen kali ini.
"Untuk gelaran Piala Eropa tahun depan kami bukanlah favorit. Kami masih dalam fase berkembang untuk menjadi sebuah tim tangguh karena itu masih banyak hal yang harus kami lakukan."
"Namun seperti yang tadi saya sebutkan, kami berharap bisa membentuk sebuah tim yang juga sanggup memberikan ancaman bagi tim-tim lainnya," kata Conte. (ptr/ptr)